Top 5 UPS APC SRT Terbaik untuk Kantor Kecil & Perusahaan Besar
Top 5 UPS APC SRT Terbaik. APC by Schneider Electric memiliki berbagai varian UPS SRT series yang dirancang khusus untuk kebutuhan kritis dan lingkungan IT yang sensitif terhadap gangguan daya. UPS SRT series (Smart-UPS On-Line) menawarkan perlindungan maksimal dengan teknologi double-conversion on-line, yang memberikan daya bersih tanpa jeda kepada perangkat kritikal, menjadikannya pilihan ideal bagi bisnis yang memerlukan uptime tinggi. Berikut adalah daftar 5 UPS APC SRT terbaik, berdasarkan skala penggunaan dari kantor kecil hingga perusahaan besar:
1. APC Smart-UPS SRT 1000VA RM (SRT1000RMXLI)
Skala: Kantor Kecil hingga Menengah
- Kapasitas: 1000 VA / 900W
- Fitur Utama:
- Teknologi double-conversion on-line untuk memberikan daya terus-menerus tanpa jeda
- Desain rack-mountable yang cocok untuk ruang server atau kabinet IT kecil
- Layar LCD berwarna yang intuitif untuk pemantauan kondisi UPS
- Modularitas baterai yang memungkinkan perpanjangan runtime dengan menambahkan baterai eksternal
- Manajemen jaringan yang dapat diakses secara jarak jauh melalui port network
- Keunggulan: Cocok untuk kantor kecil atau server room yang membutuhkan daya yang stabil tanpa risiko downtime. Dengan kapasitas 1000VA, produk ini ideal untuk melindungi perangkat seperti server, switch, dan router dari gangguan listrik.
2. APC Smart-UPS SRT 2200VA RM (SRT2200RMXLI)
Skala: Kantor Menengah
- Kapasitas: 2200 VA / 1980W
- Fitur Utama:
- Output gelombang sinus murni untuk perangkat IT yang lebih sensitif seperti server dan perangkat jaringan
- AVR (Automatic Voltage Regulation) menjaga stabilitas tegangan tanpa menggunakan daya baterai
- Baterai hot-swappable dan scalable, memungkinkan penggantian tanpa menghentikan operasional
- Manajemen jarak jauh melalui kartu jaringan opsional
- Keunggulan: UPS ini cocok untuk kantor menengah yang mengoperasikan beberapa server atau perangkat jaringan dengan kebutuhan daya lebih tinggi. Kemampuan modular baterai memungkinkan perpanjangan runtime, yang sangat penting di lingkungan yang sering mengalami pemadaman listrik.
3. APC Smart-UPS SRT 3000VA RM (SRT3000RMXLI)
Skala: Kantor Menengah hingga Besar
- Kapasitas: 3000 VA / 2700W
- Fitur Utama:
- Teknologi double-conversion on-line memastikan tidak ada gangguan dalam suplai daya ke perangkat penting
- Desain rack-mountable yang ideal untuk server rack, data center, dan perangkat jaringan besar
- Fitur bypass internal yang memungkinkan perawatan UPS tanpa memutuskan aliran daya ke perangkat
- Monitoring kondisi UPS secara real-time melalui layar LCD interaktif
- Keunggulan: UPS ini ideal untuk kantor yang lebih besar atau perusahaan yang membutuhkan proteksi daya untuk beberapa perangkat kritis, seperti server, storage, dan peralatan telekomunikasi. Kapasitas 3000VA memberikan cukup daya untuk mempertahankan operasional bahkan selama gangguan listrik yang berkepanjangan.
4. APC Smart-UPS SRT 5000VA RM (SRT5KRMXLI)
Skala: Perusahaan Menengah hingga Besar
- Kapasitas: 5000 VA / 4500W
- Fitur Utama:
- Teknologi on-line dengan konversi ganda yang terus menjaga stabilitas daya
- Output yang tinggi dan ideal untuk server farm, infrastruktur IT, dan jaringan perusahaan besar
- Desain modular dengan baterai yang dapat diperpanjang runtime-nya, serta hot-swappable
- Dilengkapi dengan manajemen jarak jauh untuk pemantauan daya dan baterai secara real-time
- Keunggulan: UPS ini menawarkan kapasitas daya yang besar untuk perusahaan yang memiliki data center atau infrastruktur IT yang kompleks. Fitur modular memungkinkan fleksibilitas dalam menambah daya tahan baterai, menjadikannya solusi terbaik bagi perusahaan besar yang membutuhkan uptime tanpa kompromi.
5. APC Smart-UPS SRT 10kVA RM (SRT10KRMXLI)
Skala: Perusahaan Besar dan Data Center
- Kapasitas: 10,000 VA / 9000W
- Fitur Utama:
- UPS on-line dengan kapasitas daya besar yang mendukung server, jaringan, dan data center skala besar
- Redundansi N+1 yang menjamin perangkat tetap aktif bahkan jika salah satu modul mengalami kegagalan
- Manajemen daya canggih dengan monitoring dan pemantauan jarak jauh
- Desain scalable dengan baterai modular yang dapat diperpanjang untuk runtime lebih lama
- Keunggulan: UPS ini dirancang untuk perusahaan besar dan data center yang memerlukan kapasitas daya besar dengan uptime yang tinggi. Redundansi dan skalabilitasnya membuatnya menjadi solusi optimal untuk operasional IT yang sangat kritikal, memastikan perlindungan penuh tanpa downtime.
UPS SRT series dari APC sangat cocok untuk bisnis dan perusahaan yang memerlukan perlindungan daya tanpa gangguan. Mulai dari SRT1000VA yang sesuai untuk kantor kecil hingga SRT10kVA yang ideal untuk data center besar, setiap model dalam seri ini dirancang untuk memberikan daya stabil dan bersih dengan teknologi double-conversion on-line. Fitur-fitur seperti AVR, hot-swappable batteries, dan remote management memastikan bisnis tetap berjalan lancar meskipun terjadi pemadaman listrik atau gangguan daya. Apabila perusahaan Anda sedang ada kebutuhan UPS, baterai maupun jasa maintenance Jpower.id siap membantu dan memberikan solusi untuk Anda.
- Published in Berita
UPS APC untuk Rumah, Lindungi Perangkat Elektronik Anda
UPS APC untuk Rumah, Lindungi Perangkat Elektronik Anda.
Saat ini kita semakin bergantung pada teknologi untuk bekerja, belajar, dan hiburan. Tapi apa yang terjadi ketika listrik tiba-tiba padam? Peralatan elektronik, seperti komputer dan router internet, bisa langsung mati, berisiko merusak data atau perangkat. Di sinilah Uninterruptible Power Supply (UPS), seperti APC, berperan penting untuk melindungi perangkat di rumah Anda.
Apa Resiko Jika Tidak Memakai UPS?
Tanpa UPS, perangkat elektronik di rumah rentan terhadap gangguan daya yang tiba-tiba, yang bisa menyebabkan:
- Kehilangan data yang tidak disimpan.
- Kerusakan pada perangkat seperti PC, smart TV, atau modem.
- Downtime internet yang bisa mengganggu pekerjaan atau kegiatan penting lainnya.
UPS brand APC merupakan salah satu solusi terbaik untuk perlindungan daya di rumah. Mereka menawarkan produk berkualitas yang dirancang untuk memberikan waktu cadangan daya yang cukup hingga listrik kembali normal atau Anda bisa mematikan perangkat dengan aman. Dengan teknologi perlindungan surge dan battery backup, perangkat Anda tetap terlindungi dari lonjakan listrik yang berbahaya.
Beberapa rekomendasi APC UPS yang cocok untuk digunakan di rumah antara lain:
- APC Back-UPS 600VA (BX600CI-MS): Ideal untuk melindungi komputer desktop, modem, dan router.
- APC Back-UPS 850VA (BX850MI): Cocok untuk melindungi perangkat yang lebih banyak seperti komputer, printer, dan televisi.
- APC Easy UPS BVX 700VA (BVX700LUI-MS): Memberikan waktu backup yang lebih lama untuk perangkat elektronik penting.
Jangan biarkan gangguan listrik merusak perangkat atau menghentikan aktivitas penting Anda di rumah. Dapatkan perlindungan daya terbaik dengan APC UPS yang sesuai dengan kebutuhan rumah Anda. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan produk APC dan jamin kenyamanan serta keamanan perangkat di rumah Anda.
- Published in Berita
UPS APC Symmetra PX – SY125K500D
UPS APC Symmetra PX merupakan UPS dengan ukuran yang tepat untuk aplikasi bisnis penting. UPS ini memiliki tingkat redudansi tinggi, punya fitur pelindung daya untuk menghemat cost dan high availability yang tinggi. UPS APC Symmetra PX terdiri dari modul modul khusus yang di desain secara efisien, kapabilitas dapat ditingkatkan dengan mudah seiring dengan kebutuhan.
APC Symmetra PX tersedia dengan baterai Lithium-Ion maupun baterai VRLA. Baterai Lithium-Ion dapat menjadi pilihan terbaik untuk UPS 3 phase dengan menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan baterai VRLA yang digunakan pada UPS saat ini.
Keunggulan Baterai Lithium-Ion
- Masa pakai baterai yang lebih lama 2-3x lipat.
- Baterai Lithium-Ion hanya berukutan sepertiga ruang dibanding baterai VRLA dengan daya yang sama. Berat baterai pun lebih ringan.
- Lithium-Ion memiliki ketahanan pada rentang suhu yang lebih luas dibanding VRLA.
- Mengurangi cost pemakaian
- Terdapat sistem monitoring baterai
Beberapa UPS dapat dipasang secara paralel untuk redundansi sistem yang sangat efisien atau perlindungan daya hingga 2MW.
Spesifikasi UPS Symmetra PX – SY125K500D
- Main Input Voltage = 480 V 3 phases | 400 V 3 phases
- Other Input Voltage = 415 V
- Main Output Voltage = 480 V 3 phases | 400 V 3 phases
- Other Output Voltage = 415 V
- Rated power in VA = 125000 VA
- Output connector type = Hard wire 4-wire (3P + E) 1 | Hard wire 5-wire (3P + N + E) 1
- Battery Type = VRLA
- Provided equipment = Assembly service Installation guide, Network management card, Start-up service, User manual.
- Number of battery filled slots = 8
- Number of battery free slots = 0
- Battery recharge time = 3.5 h
- Number of battery replacement quantity = 6
- Battery design life = 5…8 year(s)
- Extended runtime = 1
- Bypass voltage tolerance = +/- 10 % settable from +/- 4/6/8 and 10 %
- Number of power module free slots = 15
- Number of power module filled slots = 5
- Redundant = Yes
- Network frequency = 40…70 Hz auto-sensing
- Input protection type = 3-pole circuit breaker
- Load power factor = 0.5 leading to 0.5 lagging
- Input Power Factor at Full Load = 0.99
- Maximum configurable power in W = 500000 W
- Efficiency = 96 % (in battery operation)
- Maximum configurable power in VA = 500000 VA
- Transfer time = 2 ms typical
- Communications & Management
Free slots = 1
Preinstalled device = Network management card 2 with environmental monitoring, out of band access and Modbus.
Control panel = Touch screen LCD user interface
Emergency power off = Optional
Hubungi kami untuk konsultasi dan dapatkan penawaran terbaik mengenai UPS APC ataupun solusi produk APC lainnya.
- Published in Berita
Mau Klaim Garansi UPS APC? Simak Panduan Berikut
Mau Klaim Garansi UPS APC? Simak Panduan Berikut langkah-langkah Mudah untuk Perlindungan yang Dapat Diandalkan. Uninterruptible Power Supplies (UPS) adalah perangkat penting dalam menjaga kestabilan daya listrik dan melindungi perangkat elektronik dari kerusakan akibat pemadaman listrik dan gangguan lainnya. Ketika Anda membeli UPS, seperti APC, Anda sering dilengkapi dengan garansi untuk perlindungan tambahan. Namun, ketika perangkat UPS mengalami masalah atau kegagalan, mengajukan klaim garansi bisa jadi langkah yang membingungkan. Berikut adalah panduan langkah-demi-langkah tentang cara mengklaim garansi UPS APC Anda dengan mudah dan efisien:
1. Baca Syarat dan Ketentuan Garansi
Pertama-tama, sangat penting untuk membaca dengan cermat syarat dan ketentuan garansi yang disediakan oleh APC. Pastikan Anda memahami apa yang termasuk dalam cakupan garansi, berapa lama garansi berlaku, dan jenis kerusakan atau masalah apa yang dapat dicover oleh garansi.
2. Simpan Bukti Pembelian
Simpan bukti pembelian UPS dengan baik. Dokumen ini biasanya diperlukan sebagai bukti pembelian saat mengajukan klaim garansi. Membuat salinan digital atau mencetak faktur pembelian adalah langkah yang bijaksana.
3. Hubungi Layanan Pelanggan APC
Jika UPS mengalami masalah, segera hubungi layanan pelanggan APC. Mereka akan memberikan panduan tentang langkah-langkah berikutnya. Pastikan untuk menyediakan informasi yang diperlukan, seperti nomor seri UPS dan deskripsi masalah dengan jelas.
4. Ikuti Instruksi Teknis
Layanan pelanggan APC mungkin meminta Anda untuk melakukan beberapa langkah diagnostik atau pemecahan masalah. Ikuti instruksi teknis yang mereka berikan dengan cermat. Jika masalah dapat diperbaiki dengan bantuan jarak jauh, Anda mungkin tidak perlu mengirim perangkat UPS tersebut.
5. Proses Penggantian atau Perbaikan
Jika masalah UPS tidak dapat diperbaiki melalui bantuan jarak jauh, APC akan memberikan petunjuk tentang penggantian atau pengiriman perangkat untuk diperbaiki. Pastikan untuk mengemas UPS dengan aman dan mengirimkannya sesuai petunjuk yang diberikan oleh APC.
6. Pantau Proses Klaim
Setelah mengajukan klaim garansi, pantau prosesnya secara teratur. Pastikan untuk memberikan informasi tambahan atau merespons permintaan dari APC dengan cepat agar proses klaim berjalan lancar.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini dengan hati-hati dan mematuhi petunjuk yang diberikan oleh APC, Anda dapat mengklaim garansi UPS dengan mudah dan memastikan bahwa perangkat Anda segera kembali berfungsi dengan baik. Jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan APC jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran selama proses klaim garansi. Dengan garansi yang efisien, Anda dapat memiliki ketenangan pikiran dan yakin bahwa perangkat UPS Anda tetap terlindungi dengan baik.
Contoh Cara Klaim Garansi UPS APC Anda
- Hubungi Sales atau Perusahaan dimana anda membeli UPS agar dibantu proses klaim garansinya.
- Jika ingin proses klaim UPS yang masih dalam masa Garansi, ikuti dan isi seperti contoh form dibawah ini dan bisa kirim ke alamat email : customercare.id@se.com
CONTOH :
1. Model UPS : SRT5KXLI
2. Serial Number : 9B4657A08319,
3. Detail Problem : UPS bunyi panjang tanpa putus ketika di colokkan ke listrik PLN, kondisi LED blinking.
4. Troubleshooting yang sudah dilakukan :
5. Beban UPS : 5 unit komputer
6. Input UPS : PLN
7. Lama Penggunaan : 7 bulan
8. Nama Perusahaan/Personal:
Alamat lengkap beserta kode pos:
Nama PIC dan contact telepon:Serta untuk melengkapi dokumentasi pengajuan klaim, mohon dapat lampirkan:
1. Short video problem UPS
2. Bukti pembelian unitSebelum melakukan klaim, mohon dapat dipastikan sudah melakukan troubleshooting awal seperti pada link berikut:
a. Back UPS : https://www.apc.com/us/en/faqs/FA158947/
b. Smart UPS: https://www.apc.com/us/en/faqs/FA156611/Sumber : Schneider Electric Indonesia
- Published in Berita
Single VS Three Phase UPS, Apa Perbedaannya? Simak Artikel Ini
Sebelum memutuskan membeli UPS untuk Organisasi dan Bisnis Anda, faktor-faktor berikut ini penting untuk di perhatikan : Jumlah perangkat, Kebutuhan Daya, Berapa Lama Backup Time yang Dibutuhkan, Fitur UPS, Jumlah Phase/Fasa, Power Factor, Waktu Garansi dan Support After Sales. Pada kesempatan kali ini akan dibahas salah satu dari 7 faktor diatas, yaitu Jumlah Phase/Fasa yang terdiri dari Single Phase dan Three Phase UPS. Meskipun keduanya memiliki daya cadangan yang konsisten untuk mengatasi situasi yang tak terduga, keduanya memiliki fungsi dan peran berbeda. Apa perbedaannya? Mari kita bahas bersama.
- Single Phase UPS
Dinamakan Single Phase karena Tipe ini memiliki 1 input dan output ke perangkat listrik. Satu tegangan sinewave membutuhkan 2 kabel, 1 kabel konduktor dan 1 kabel Neutral . Standard Voltase Single Phase UPS berbeda beda di beberapa negara, di Amerika, Eropa 120V sedangkan di Asia dan negara lainnya 230V. Tipe ini mencakup instalasi hingga 20kVa. Biasa digunakan untuk melindungi perangkat jaringan, server, perangkat komunikasi dan sistem komputer. Karakteristik Plug and Play yang dimiliki Single Phase UPS memudahkan dalam instalasi dan maintenance dibandingkan Three Phase UPS. - Three Phase UPS
Three Phase UPS menggunakan 3 konduktor terpisah yang menyediakan 3 gelombang sinewave, masing-masing memiliki phase berbeda dan berjarak 120°. Sistem ini membutuhkan 4 kabel, 3 kabel konduktor dan 1 kabel Neutral, hal ini memungkinkan tipe ini mendukung Single Phase dan Three Phase. Biasanya tipe ini digunakan di Industri besar, datacenter, peralatan dan lingkungan medis, peralatan menggunakan motor seperti lift, pompa, dll. Standard Voltase UPS tipe ini adalah 415V.
Poin – poin penting perbedaan antara Single Phase dan Three Phase UPS :
- Jumlah Konduktor
Single Phase UPS terdiri dari 1 konduktor sedangkan Three Phase UPS terdiri dari 3 konduktor - Sinewave
Single Phase UPS menyediakan 1 gelombang sinewave sedangkan Three Phase UPS menyediakan 3 gelombang sinewave yang masing masing memiliki phase berbeda dan berjarak 120° - Tegangan
Single Phase UPS memiliki beberapa standard tegangan ada yang 120V dan 230V sedangkan Three Phase UPS memiliki standard tegangan 415V. - Efisiensi
Perangkat-perangkat dengan tegangan rendah, penggunaan Single Phase UPS lebih efisien dibandingkan Three Phase UPS. Apabila tegangan yang dibutuhkan lebih besar akan lebih efisien menggunakan Three Phase UPS. - Biaya
Perangkat-perangkat dalam sistem Three Phase UPS memiliki waktu pemakaian yang lebih lama, dalam jangka panjang penggunaan Three Phase UPS bisa menghemat lebih banyak biaya dibandingkan Single Phase UPS. - Aplikasi
Biasanya Single Phase UPS digunakan di rumahan, usaha kecil yang penggunaannya dibawah 20kVa. Sedangkan Three Phase UPS digunakan di datacenter, peralatan serta lingkungan rumah sakit, perbankan, industri besar yang memiliki kebutuhan daya yang lebih besar. - Pemeliharaan
Single Phase UPS lebih mudah dalam proses instalasi dan pengaturan karena memiliki karakteristik Plug and Play dibandingkan dengan Three Phase UPS.
Pemilihan Tipe UPS, baik itu Single Phase maupun Three Phase penting diketahui sebelum Anda memutuskan membeli. Sangatlah penting untuk konsultasi lebih lengkap kepada tim Sales Jespro Network Rent. Kami bisa lakukan pengecekan atau survey terlebih dahulu ke lokasi Anda secara Gratis dan memberikan solusi terbaik terhadap kebutuhan bisnis Anda. Rekomendasi kami untuk memilih UPS APC yang memiliki kedua tipe diatas, baik itu Single Phase maupun Three Phase. Silahkan hubungi kami di (021)5325244 atau kunjungi kami di website https://apc-ups.id/ untuk mengetahui Penawaran harga menarik seputar UPS APC.
- Published in Berita
5 Cara Memaksimalkan Baterai UPS
Pernahkah terbesit di pikiranmu: kira-kira berapa lama baterai UPS milik saya berfungsi dengan baik? Yah semuanya tergantung dari pilihan merk UPS, penggunaan dan perawatan yang Anda lakukan. UPS dari APC by Schneider dipastikan memiliki baterai terbaik. Namun, tidak ada baterai yang dapat berfungsi selamanya. Meskipun demikian ada cara agar masa hidup baterai bisa dimaksimalkan. Salah satunya dengan menggunakan UPS atau uninterruptible power supply Anda dengan kondisi yang direkomendasikan sesuai dengan buku manual yang disediakan oleh UPS – APC by Schneider.
Tips Memaksimalkan Baterai UPS
Baterai adalah sumber daya sebuah UPS dan rentan rusak akibat tegangan yang terus menerus diterimanya. Baterai bisa dikategorikan sebagai kondisi layak pakai jika selama satu jam mampu memberikan daya 100%, dengan lama pengisiannya selama 8 jam (ditentukan oleh manufaktur baterai).
Jika UPS sudah digunakan dalam waktu yang lama, biasanya kinerja baterai akan menurun dan membuatnya cepat habis. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada jangka waktu pemakaian baterai saja, tetapi juga dari kinerja UPS tersebut.
Baterai yang mengalami penurunan kinerja umumnya akan kering dan dapat menghambat kinerja UPS, terutama dalam menjalankan fungsinya sebagai stabilizer listrik. Untuk itu sebaiknya diperlukan pengecekan berkala, lalu, segeralah ganti baterai apabila dirasa kinerja UPS dan baterai sudah menurun dari sejak awal pemakaian.
Secara umum, pemaksimalan masa pakai baterai UPS Anda tergantung pada 5 hal. Di antaranya:
-
Penempatan UPS
Sebaiknya Anda memasang UPS di lingkungan suhu yang terkontrol dan dalam batas yang ditentukan. Jangan pasang UPS dekat jendela yang terbuka atau di area yang mengandung uap air, debu, atau uap korosif dalam jumlah besar. Juga, jaga agar lubang ventilasi tetap terbuka agar sirkulasi udara lancar.
-
Suhu ruangan
Kenali kapasitas baterai UPS lalu tempatkan dan sesuaikan dengan kondisi yang memaksimalkan masa pakai hingga dapat menghasilkan kinerja yang optimal. Pada dasarnya, UPS sebaiknya ditempatkan pada suhu ruangan 25° C. Setiap kenaikan 10° C di atas suhu ruangan akan mengurangi usia baterai hingga 50 persen.
-
Frekuensi penggunaan
Saat instalasi, baterai ada di 100 persen dari kapasitas pengenalnya. Tetapi setiap habis pemakaian (dengan kata lain, setiap kali menggunakan baterai) akan sedikit mengurangi kapasitas relatifnya. Memahami frekuensi penggunaan memungkinkan Anda memperhatikan siklus bersepeda yang tidak normal atau sering sehingga Anda dapat memprediksi umurnya dengan lebih baik. Banyak model UPS yang dapat disesuaikan sehingga Anda dapat mengurangi “gangguan berjalan” yang dapat menghabiskan kapasitas baterai secara tidak perlu.
-
Pemeliharaan
Baterai UPS “bebas pemeliharaan” tidak memerlukan cairan pengganti, tetapi baterai tersebut memang membutuhkan pemeliharaan berkala. Periksa baterai secara visual untuk kebersihan dan singkirkan debu, kotoran, dan lain sebagainya. Baterai yang bocor atau baterai yang menggembung berlebihan harus dibuang dan diganti dengan baru.
-
Penyimpanan Baterai
Untuk menghindari konsekuensi dari kerusakan, banyak pemilik UPS dapat membeli baterai pengganti sebelum dibutuhkan. Pastikan untuk mengisi baterai yang disimpan setiap enam bulan atau mereka akan mengalami kehilangan kapasitas permanen dalam waktu 18 hingga 30 bulan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengelola UPS Anda, apa pun tahapannya dalam UPS LifeCycle, kunjungi https://apc-ups.id/ atau klik di sini untuk daftar lengkap UPS baru dan opsi produk lainnya dari APC.
Untuk detail lebih lanjut atau jika Anda membutuhkan layanan atau penggantian baterai, hubungi APC Indonesia dan dapatkan UPS terbaik yang sesuai kebutuhan Anda.
- Published in Berita
5 Alasan Menyediakan Layanan Pengelola Daya dan Pendinginan
Artikel ini diterjemahkan dari sini.
Misi utama managed service provider (MSP) adalah untuk mencegah mati lampu untuk pelanggan. MSP yang cerdas tahu bahwa melakukan lebih dari sekadar memantau daya dan pendinginan untuk status online/offline sangat penting untuk memenuhi service level agreements (SLA) mereka dan memastikan waktu operasional infrastruktur edge computing pelanggan mereka.
Mengingat kejadian baru-baru ini dan lonjakan bisnis berikutnya yang mengadopsi kebijakan work from home yang lebih fleksibel, kebutuhan akan daya jarak jauh dan layanan pendingin terkelola tidak pernah lebih nyata.
APC by Schneider Electric memudahkan MSP untuk memberikan daya jarak jauh dan layanan pendingin terkelola melalui platform berbasis cloud, EcoStruxure™ IT.
Platform ini memungkinkan MSP untuk memantau dan memelihara pasokan listrik dan kondisi lingkungan selain workstation, laptop, server, penyimpanan, dan perlengkapan jaringan. Ini membuka peluang lain bagi MSP untuk menambah nilai dan memenuhi komitmen ketersediaan bagi pelanggan.
Hal ini sangat penting dalam lingkungan edge computing yang terdiri dari ratusan atau ribuan situs jarak jauh tanpa staf yang sangat penting untuk operasi bisnis. Tanpa daya yang dapat diandalkan, infrastruktur tidak dapat berjalan. Setelah pelanggan memahami hal ini, mereka cenderung melakukan investasi yang diperlukan dalam layanan tenaga dan pendingin.
Alasan Utama untuk Menambahkan Pengelola Daya dan Layanan Pendinginan
Berikut adalah lima alasan kuat bagi MSP untuk menambahkan daya dan pendinginan ke portofolio pengelola layanan mereka:
- Memaksimalkan Ketersediaan
Daya dan pendinginan adalah satu benang merah di seluruh lingkungan TI. Mengelola daya dan pendinginan, selain sistem TI, memastikan fungsi lingkungan pada tingkat optimal, yang sangat penting untuk memaksimalkan ketersediaan sistem. Hal ini sangat penting terutama di situs edge computing yang tidak memiliki staf.
- Integrasi Mudah dengan Alat Pemantauan
APC menyediakan API (antarmuka pemrograman aplikasi) untuk mengintegrasikan TI EcoStruxure dengan platform RMM (pemantauan dan manajemen jarak jauh) dan PSA (otomatisasi layanan profesional), sehingga memudahkan MSP untuk menawarkan layanan terkelola daya dan pendingin. Perangkat APC seperti Smart-UPS memiliki kemampuan siap-EcoStruxure yang membantu memfasilitasi integrasi yang mulus.
- Kepatuhan SLA
Pengelola layanan SLA mencakup komitmen ketersediaan untuk pelanggan. Alhasil, mereka mengharapkan infrastruktur fisik berjalan tanpa gangguan. Untuk menghindari mati lampu – dan pelanggan yang tidak senang – MSP harus mengelola daya dan kondisi lingkungan. PDU yang dikelola membantu memastikan suhu dan kelembapan yang optimal untuk mencegah kerusakan perangkat yang disebabkan oleh kondisi lingkungan. EcoStruxure IT memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti dan berdasarkan data berdasarkan tolok ukur industri dan praktik terbaik yang memperpanjang masa pakai peralatan dan memastikan waktu kerja, sehingga memudahkan MSP untuk mencapai kepatuhan SLA.
- Manajemen Siklus Hidup Perangkat
Hasil Survei Industri Data Center Uptime 2019 baru-baru ini menyoroti bahwa kehilangan daya adalah penyebab terbesar pemadaman. Dengan pemikiran tersebut, peran UPS menjadi lebih penting dalam mempertahankan waktu kerja.
Pemantauan jarak jauh memungkinkan MSP untuk secara proaktif melacak kesehatan baterai UPS dan menghindari skenario penggantian baterai dalam keadaan darurat ketika tumpukan TI pelanggan turun. Perawatan terjadwal selalu lebih baik daripada perawatan darurat.
- Penyuluhan Pelayanan Alami
Banyak MSP sudah menjual daya dan pendinginan, jadi mengubahnya menjadi layanan terkelola adalah hal yang masuk akal. Selain margin penjualan, mereka sekarang juga memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan berulang. Ini adalah perpanjangan alami dari layanan yang sudah diberikan MSP – dan memungkinkan mereka memberikan nilai lebih bagi pelanggan mereka.
Akses Sumber Daya Layanan Pengelola Daya dan Pendingin
Kebutuhan MSP untuk menambah daya dan layanan pendinginan tidak pernah sebesar ini. Untuk satu hal, penerapan edge berkembang. Menurut Grand View Research, pasar edge global berada di jalur yang tepat untuk mencapai USD 43,4 miliar pada tahun 2027. Selain itu, potensi keadaan darurat selalu ada, dan seiring perusahaan menyiapkan lebih banyak karyawan untuk bekerja di rumah guna memastikan kelangsungan bisnis. , mereka perlu memikirkan tentang daya dan pendinginan untuk melindungi lingkungan terpencil.
Siap memulai peluang ini? Pelajari bagaimana EcoStruxure IT memungkinkan MSP mendapatkan aliran pendapatan tambahan dan melayani pelanggan mereka dengan lebih baik dengan menghubungi tim kami. Product Specialist kami akan membantu Anda.
- Published in Berita
Cloud Management UPS APC
Seringkali Manager IT memiliki ketakutan yang sama, mati listrik di hari kerja yang sibuk. Kantor beroperasi dan mungkin sedang melakukan transaksi kritis yang terganggu saat listrik padam secara tidak terduga. Agar dapat mengulur waktu dan memungkinkan pemadaman yang aman untuk perangkat TI dan elektronik, kehadiran UPS atau uninterruptible power supplies adalah sebuah jawaban. Cloud pada UPS menjadi infrastruktur standar yang sangat penting yang dapat menunjang berbagai keadaan.
Tapi apa yang terjadi apabila departemen TI tidak memiliki bandwidth agar secara proaktif memantau dan memelihara UPS mereka secara berkesinambungan? Atau jika staff TI sedang tidak ada di tempat? Kegagalan fungsi baterai UPS saat terjadi pemadaman adalah kondisi yang dihindari dan tidak diinginkan. Namun jika itu terjadi pada peralatan teknologi yang paling penting bagi bisnis Anda (server, data center, dlll), ini dapat berarti bencana besar yang memungkinkan terjadinya kendala bisnis bahkan hilangnya keuntungan.
Untuk menggabungkan krisis lainnya, saat ini dunia terhubung dengan internet, yang berarti UPS dapat ditempatkan di suatu tempat namun dikendalikan dari jarak jauh dan harus berfungsi pada tingkat kritis ketersediaan daya dan keamanan yang sama untuk sebuah data center.
Bagaimana jika UPS dan smartphone Anda dapat melakukan pekerjaan ini untuk Anda? Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bisa hancur karena kehilangan ketersediaan daya, entah melalui seorang IT profesional in house atau penyedia layanan terkelola, mereka membutuhkan peralatan mereka untuk dapat berfungsi dengan benar. Kemampuan proaktif untuk memantau perangkat UPS dengan pemberitahuan kebutuhan perawatan dan penggantian yang dikirim langsung ke smartphone menjadi revolusi bagi departemen TI di perusahaan sebesar ini.
Cloud Management UPS APC
Agar UMKM dapat secara proaktif dan efektif mengelola kesehatan sistem UPS mereka, Schneider Electric telah memperkenalkan Smart-UPS ™ dengan APC SmartConnect, UPS pertama dan satu-satunya yang memiliki cloud untuk digunakan di lingkungan TI.
Tersedia sebagai fitur standar dengan model-model tertentu dalam solusi portofolio Smart-UPS terkemuka di APC, SmartConnect memberikan keandalan daya, keamanan, dan kepastian bahwa UMKM akan tetap terhubung dengan teknologi dan informasi yang mendukung bisnis mereka.
SmartConnect memanfaatkan arsitektur TI EcoStruxure cloud-enabled Schneider Electric untuk:
- Mengumpulkan dan mengirim data tentang kesehatan dan status perangkat UPS pelanggan termasuk penggantian baterai, perpanjangan garansi, dan pemberitahuan kinerja UPS
- Menyediakan portal web berbasis Internet yang aman di mana pelanggan dapat melihat status UPS mereka, dapat diakses dari perangkat apa pun yang terhubung ke internet
- Mengirim pemberitahuan otomatis yang dapat disesuaikan, pembaruan pemberitahuan firmware dan dukungan pemecahan masalah lanjut melalui pemantauan antarmuka jarak jauh yang mudah digunakan.
- Menyebarkan langsung keluar – tidak ada konfigurasi yang diperlukan – membuatnya mudah bahkan untuk pengguna non-teknis untuk menginstal
Memberdayakan Penyedia Layanan Terkelola untuk melayani pelanggan UMKM mereka dengan lebih baik
Teknologi cloud-powered SmartConnect juga memungkinkan penyedia layanan terkelola untuk memperluas penawaran mereka untuk memberikan pemantauan UPS jarak jauh untuk klien UMKM. Ini memberi penyedia layanan terkelola peluang lebih besar untuk melayani pelanggan mereka dengan lebih baik melalui layanan infrastruktur daya bernilai tambah sambil menghasilkan aliran pendapatan baru – semuanya dengan upaya minimal dan tanpa biaya tambahan.
Penyedia layanan terkelola dapat dengan mudah mengintegrasikan SmartConnect dengan solusi pemantauan dan manajemen jarak jauh terkemuka seperti ConnectWise Automate dan Kaseya, atau melalui portal web siap pakai, sehingga mereka dapat mengelola portofolio pelanggan dari satu platform. Tidak ada kode, jebakan Protokol Manajemen Jaringan Sederhana atau agen perangkat lunak yang diperlukan, artinya penyedia layanan terkelola dapat dengan cepat menyebarkan layanan mereka dan mulai menghasilkan pendapatan.
Solusi siap EcoStruxure
APC Smart-UPS Terhubung dengan SmartConnect adalah salah satu produk terbaru yang tersedia sebagai bagian dari Manajemen TI, IT Center Schneider Electric’s EcoStruxure sebagai arsitektur layanan. Landasan EcoStruxure IT dibangun di atas solusi cerdas dan terhubung yang memanfaatkan wawasan berbasis data untuk menyederhanakan pemeliharaan dan pengoperasian infrastruktur fisik TI dengan meningkatkan operasi kinerja, memungkinkan visibilitas jarak jauh dan pemantauan, dan menyediakan kemampuan layanan ahli.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi apcindonesia.id atau hubungi (+62) 21 5358718 dan email: info@apcindonesia.id.
Memberikan Kepastian di Dunia yang Terhubung
APC by Schneider Electric adalah merek terkemuka di seluruh dunia untuk infrastruktur fisik dan perangkat lunak terintegrasi. Dengan beragam produk yang menyediakan daya yang andal dan solusi yang tersedia untuk teknologi IT dan komunikasi, APC menghadirkan Certainty in a Connected World. Dengan komunitas mitra terbesar yang memberikan solusi untuk rumah dan TI terdistribusi, APC memungkinkan individu dan bisnis untuk mengantisipasi hal yang tak terduga, melindungi informasi dan data penting.
- Published in Berita
Manfaat UPS untuk Data Center
Data center adalah tulang punggung sistem jaringan, karena semua pusat data, informasi serta system command berada di sana. Dengan fungsi krusial tersebut, data center menjadi aset perusahaan yang harus dijaga. Salah satu yang harus dijaga adalah aliran listrik yang mencegah data center mengalami kegagalan sistem. Perusahaan wajib memiliki tenaga cadangan seperti UPS dari APC Indonesia agar aliran listrik tetap stabil dan mencegah terjadinya gangguan yang tidak diinginkan.
Jenis Gangguan Listrik di Data Center
Di dalam TIER standard, ketersediaan sistem harus berada dalam jangkauan 99.9 sampai 99.999% yang berarti tidak boleh ada kegagalan sistem. Sangat riskan jika data center hanya bergantung dari listrik yang disediakan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan tidak memiliki cadangan tenaga. Apabila keadaan darurat terjadi sehingga pasokan listrik tidak terpenuhi dan tidak ada cadangan daya, maka akan terjadi kelumpuhan sistem.
Selain itu, Anda harus memilih UPS yang tepat. Karena meskipun sudah memiliki cadangan daya listrik, jika jenis cadangan tenaga yang dipilih tidak tepat, maka bukan tidak mungkin ada jeda saat proses perpindahan tenaga dari utama ke cadangan.
Lalu, apa saja gangguan yang datang dari daya listrik? Simak jenis gangguan yang bisa mengacaukan data center dari sisi aliran listrik adalah sebagai berikut:
- Electrical Spikes (Lonjakan listrik), biasanya terjadi karena sambaran petir dan dapat sangat mempengaruhi jaringan pasokan listrik yang adaa. Gangguan ini bisa dikategorikan Force Major dan masuk sebagai keadaan darurat. Indonesia pernah mengalaminya baru- baru ini saat terjadi ketika pasokan listrik Jawa terganggu pada bulan Agustus lalu. Terjadi kelumpuhan sistem transportasi dan informasi di sebagian Pulau Jawa dan Jakarta yang paling terkena dampaknya.
- Dips and Surge (Turunan dan lonjakan tegangan), terjadi saat mematikan atau menyalakan ulang server. Lonjakan yang tidak diinginkan dalam daya listrik yang paling sering terjadi adalah hasil dari mematikan beban listrik yang besar, sementara penurunan listrik terjadi karena menyalakan daya listrik.
- Harmonic Frequencies (Frekuensi Harmonik), frekuensi harmonic adalah hal paling umum yang terjadi dalam gangguan listrik. Hal ini disebabkan variasi tegangan dalam arus bolak balik listrik. Ketidakstabilan frekuensi listrik dapat merusak data center, bahkan peralatan elektronik sederhana Anda jika terjadi terus menerus.
Jika kemungkinan gangguan tidak disiasati, kerusakan data, kegagalan sistem bahkan kebakaran dapat terjadi dan merusak citra bisnis Anda. Belum dari sisi finansial karena sistem down da tidak dapat melayani operasional seperti biasa.
Manfaat UPS untuk Data Center
Agar tidak terjadi hal yang diinginkan pada aset perusahaan Anda, dan perpindahan daya bisa berjalan mulus tanpa harus terjadi jeda, sebaiknya perusahaan harus memiliki UPS yang berkualitas agar data center atau server Anda terlindungi. UPS dari APC Indonesia dapat memberi banyak manfaat selain menstabilkan aliran listrik. UPS yang bagus dan berkualitas harus memiliki hal di bawah ini:
- Mampu beradaptasi terhadap tipe beban, secara induktif atau kapasitas
- Kuat dan tahan banting, seperti APC by Schneider Electric
- Dapat diintergrasikan dalam sistem dengan komponen lainnya seperti generator dan genset
- Tampilan yang informatif agar lebih mudah dipantau
Selain itu, UPS sebaiknya ditempatkan dalam satu ruangan yang sama dengan data center Anda untuk memudahkan perawatan, monitoring dan kontrol.
Untuk mendapatkan UPS terbaik, Anda dapat menghubungi APC Indonesia. APC Indonesia adalah distributor resmi APC by Schneider dan melayani pembelian dari seluruh Indonesia. Kami memberi pelayanan all ini mulai dari pemasangan, perawatan dan lain sebagainya. Segera hubungi kami untuk UPS terbaik bagi data center Anda!
- Published in Berita
Tips Jitu Pemilh UPS dari Bebannya!
Arus listrik yang kita nikmati sekarang ini, berasal dari tenaga pembangkit yang jaraknya berkilo-kilometer jauhnya. Maka tidak heran bila arus tersebut terkadang mengalami gangguan ataupun mati total. Tahukah kamu, kalau gangguan tersebut dapat mengakibatkan rusaknya komponen dalam peralatan elektronik yang kita gunakan sehari-hari. Maka dari itu, ada baiknya apabila Anda mulai mempertimbangkan untuk membeli sebuah perangkat UPS atau Uninterruptible Power Supply yang dapat menangani hal tersebut.
Beberapa tips jitu di bawah ini, mungkin dapat membantu Anda untuk memilih UPS sesuai kebutuhan!
Memahami Cara Kerja Perangkat UPS
Memahai cara kerja sebuah perangkat UPS, tentu kita membutuhkan penjelasan yang tidak rumit dan simpel. Apalagi dengan ditambahkan ilustrasi, sehingga mudah dijelaskan kembali ke orang lain.
Singkatnya, UPS adalah sebuah perangkat yang terdiri dari pelindung lonjakan arus, baterai dan inverter, yang melindungi perangkat elektronik kita dari berbagai gangguan arus listrik seperti pemutusan aliran listrik secara tiba-tiba, gangguan tegangan dan lain sebagainya.
Kita bisa mengilustrasikan perangkat ini sebagai buffer ketika kita sedang menonton sebuah video di youtube. Perangkat ini yang menjamin video yang kita lihat tersebut tidak tersendat-sendat ketika kita menikmatinya. Karena tanpa adanya sebuah buffer, terkadang koneksi yang tidak stabil tayangan tersebut tersendat atau bahkan tidak bisa kita putar.
Mengapa Kita Membeli sebuah perangkat UPS?
Berbeda dengan video yang tadi, komponen dalam perangkat listrik yang mendapatkan arus listrik yang tidak stabil rentan mengalami kerusakan. Karena itulah kita membutuhkan perangkat UPS tersebut agar perangkat listrik yang digunakan memiliki umur yang lebih panjang.
Selain itu apabila terjadi pemadaman, kita dapat mematikan perangkat tersebut secara wajar sehingga tidak menimbulkan kehilangan data misalnya pada perangkat komputer hingga data center.
Saat ini, bagi para pengguna rumahan, tentu sebuah perangkat UPS belum menjadi kebutuhan yang vital. Hal itu karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan perangkat elektronik seperti laptop ataupun komputer untuk kebutuhan pekerjaan di kantor. Sementara itu, bagi pengusaha, tentu UPS dapat menjadi aset yang cukup penting lantaran peran perlindungan data ataupun alat elektronik yang tadi telah disebutkan.
Namun tentu saja, perangkat UPS bagi keperluan rumah dan kantor begitu berbeda. Tergantung dengannkebutuhannya. Maka dari itu, ketika Anda mempertimbangkanuntuk membeli sebuah perangkat UPS, ada baiknya apabila Anda memilih sebuah UPS berdasarkan beban dari UPS tersebut. Hal ini tentu unutk meminimalisir terjadinya kelebihan beban yang dapt membuat perangkat UPS tidak berjalan denngan maksimal. Bahkan merusak peranngkat UPS itu sendiri.
Tips memilih UPS berdasarkan beban
Ada banyak sekali merk UPS di pasaran, yang membuat mereka melakukan strategi pemasaran yang cukup besar dengan diskon, tukar tambah dan lain sebagainya. Hal ini lalu membuat kebanyakan orang melupakan bahwa sebuah UPS haruslah dibeli berdasarkan beban dari perangkat elektronik yang dibackup. Ketika hal ini tidak dilakukan, maka perangkat tersebut tidak akan berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Dan tentu saja Anda mengeluarkan biaya yang percuma.
Maka dari itu, setidaknya perhatikan tiga hal ini sebelum Anda membeli sebuah UPS.
Ketahui beban perangkat UPS
Ketahui beban dari perangkat yang akan dikoneksikan ke UPS tersebut. Apakah beban tersebut termasuk yang kritis atau tidak kritis. Pengertian beban krtis tersebut adalah beban yang tidak boleh ada sedikitpun pada sumber listriknya. Contohnya saja seperti beberapa perangkat yang tidak boleh down seperti server komputer, alat laboratorium, alat medis, pemancar radio, pemancar tv dan peralatan lainnya yang tidak bisa langsung hidup apabila mengalami mati total.
Sementara beban yang tidak kritis merupakan beban standar atauu sehari-hari yang tidak memerlukan penanganan sumber listrik yang baik. Contohnya saja seperti komputer rumahan, workstation, televisi dan lain sebagainya. Selama tegangan sumber listrik masih dalam batas yang umum digunakan pada peralatan elektronik kira-kira 180 Vac s/d 240 Vac beban akan bekerja normal.
Pilih UPS Online Atau Offline
Setelah mengetahui beban kritis ataupun tidak, lalu kita bisa menentukan UPS jenis apa yang dibutuhkan. Jika beban kritis tentu saja sebaiknya Anda mempertimbangkann untuk memiliih UPS online. Hal tersebut lantaran output UPS online akan sangat stabil baik tegangan, frekuensi maupun bentuk gelombangnya, dan gelombang yang dihasilkan dari ups online ini berbentuk sinusiodal (Sine Wave).
Hal lain yang membuat kita memilih UPS jenis ini lantaran tidak adanya tranfertime (perpindahan waktu) dari mode line PLN ke baterai, ataupun sebaliknya dari mode batere ke mode line PLN (sumber listrik utama) ketika terdapat mati listrik.
Dan kalau beban kita tidak kritis kita dapat memakai UPS offline / stand jika sumber listriknya stabil. Ataupun jika sumber tegangan listriknya naik turun dapat menggunakan UPS line interaktive. Kedua ups ini pada saat terjadi mati listrik terdapat transfer time, beban yang terpadasang pada ups jenis ini secara umum akan tetap hidup, walaupun terdapat resiko restart pada perangkat yang digunakan.
Itulah tadi beberapa saran yang perlu Anda ketahui sebelum memilih perangkat UPS. Bila memiliki pertanyaan tentang perangkat UPS yang cocok dengan kebutuhan Anda, segera hubungi call center kami via whatsapp, chat, ataupun email yang tersedia.
Anda juga dapat klik disini untuk melihat rekomendasi UPS yang mungkin sesuai dengan kebutuhan anda
Kami siap membantu Anda menemukan perangkat UPS terbaik dari APC by Schneider Electric yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
- Published in Berita









